Review Film Legendaris "Schindler's List"

Review Film “Schindler’s List”

Drama

Dewamovies – “Schindler’s List”. Berikut adalah lima Prestasi yang ditorehkan film ini dari segi penilaian kritikus :

  • Peringkat 9 di AFI’s 100 Years…100 Movies (1998)
  • Peringkat 44 di Empire’s 500 Greatest Movies Of All Time (2008)
  • Memenangkan 7 Oscars dari 12 nominasi di Academy awards 1994:
  • Best Picture (Menang),
  • Best Direction (Steven Spielberg)(Menang),
  • Supporting Actor (Ralph Fiennes),
  • Actor (Liam Neeson),
  • Adapted Screenplay (Menang),
  • Original Score (Menang),
  • Film Editting (Menang),
  • Cinematography (Menang),
  • Art Direction (Menang),
  • Sound,
  • Best Make Up and Hairstyling,
  • Best Costume Design.
  • Terdaftar dalam 100 Greatest Films di Majalah Time (1995)
  • Peringkat 3 dalam 100 Greatest Movies of All time : The Ultimate List di IMDB (2012)

Box Office (diambil dari Box Office Mojo)
Budget : $22 Million
Domestic Total Gross :$96,065,768
Worldwide : $321,306,305

Plot Schindler’s List

Film ini berlatar-belakang Perang Dunia ke-II, ketika Jerman menginvasi Polandia.

Seorang Pengusaha asal Cekoslovakia yang bernama Oskar Schindler (Liam Neeson), ingin mendirikan sebuah pabrik di Polandia.

Oskar saat itu memerlukan banyak tenaga kerja yang murah untuk pabriknya.

Oskar yang dekat dengan partai Nazi, mulai merundingkan tentang tenaga kerja yang murah dengan perwira-perwira tinggi Nazi di Polandia.

Kaum Yahudi yang saat itu sangat ditindas pun akhirnya berusaha dimanfaatkan oleh Oskar dengan bantuan akuntannya yang juga Yahudi, Itzak Stern (Ben Kingsley).

Oskar kemudian meraup banyak untung dari itu semua.

Oskar yang mulanya oportunis dan terkesan tidak peduli berubah menjadi sosok pahlawan.

Ketika dia mulai menyadari betapa sadisnya pembantaian yang dilakukan tentara-tentara Nazi kepada orang-orang Yahudi yang dipimpin oleh Amon Goth (Ralph Fiennes) di sebuah kamp kerja paksa di Plaszow.

Maka Oskar pun mulai mencari Segala cara dan alasan untuk menyelamatkan orang-orang Yahudi sebanyak-banyaknya.

Rincian Schindler’s List

Sutradara : Steven Spielberg
Skenario : Diadaptasi dari Novel “Schindler’s Ark” karya Thomas Keneally, dan Steven Zaillian.
Genre : Drama
Tahun : 1993
Durasi : 197 menit
Pemeran : Liam Neeson, Ben Kingsley, Ralph Fiennes

Review Schindler’s List

Sebelimnya saya akan menekankan bahwa saya sesungguhnya bukanlah penyuka film-film karya Steven Spielberg, seperti Trilogi Jurassic Park, atau film-film Indiana Jones.

Walaupun demikian, ada beberapa film karyanya saya suka seperti; Saving Private Ryan, Schindler’s List, dan Lincoln.

Dalam Penilaian saya, “Schindler’s List” merupakan salah satu film Terbaik yang pernah dibuat Steven Spielberg.

Bahkan lebih baik dari Jurassic Park, Jaws, dan Indiana Jones. Hal tersebut pun dibuktikan dengan torehan prestasi yang ada di atas tadi.

Jujur, Film ini salah satu film yang dapat membuat saya menitihkan air mata.

Bagaimana tidak, Sepanjang film saya diperlihatkan bagaimana menderitanya kaum yahudi pada saat itu.

Andai saya berada pada saat itu dan pada posisi saat itu, akan lebih baik bila saya bunuh diri sebelum tertangkap tentara Nazi itu.

Suasana itu dibangun dengan apik oleh Steven melalui sinematografinya yang putih abu-abu dan musik latar yang amat membawa perasaan sedih.

Moral

Di Film ini tersisip banyak sekali pesan moral yang dapat kita ambil.

Yang cukup disayangkan adalah banyak yang menganggap film ini adalah bentuk propaganda kaum yahudi saat ini.

Indonesia pun pada saat pemerintahan Soeharto juga ikut menjegal pemutaran film ini.

Terlepas dari itu, saya menganggap bahwa film ini adalah salah satu bentuk kenangan sedih terhadap kekejaman yang terjadi pada masa invasi Nazi di sejumlah negara di Eropa.

Dari Segi akting Pemain, Liam Neeson sukses memerankan karakter Oskar Schnidler yang opportunis, realistis, dan cerdas.

Aktingya pun diganjar dengan nominasi Best Actor di Accademy Award 1993.

Akting penyesalan Oskar (pada Scene sebelum meninggalkan pabrik) pun juga berhasil diperankan dengan sangat meyakinkan oleh dia.

Sosok Antagonis Amon Goth yang kejam, sadis dan tidak berprikemanusiaan pun juga berhasil diperankan dengan cukup apik oleh Ralph Fiennes.

Dia pun akhirnya juga diganjar nominasi Best Supporting Actor di Academy Award 1993.

” Kualitas Film ini Tidak jauh berbeda dengan film Shawshank Redemption, saya mengganggap Film Schindler’s List menjadi salah satu film Terbaik sepanjang Masa “

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *