Review Film Legendaris The Shawsank Redemption

The Shawsank Redemption Review

Crime

“The Shawshank Redemption”.

Crime – Sebelumnya untuk membuat anda tertarik, saya akan menyuguhkan sejumlah prestasi atau penghargaan film ini dari segi penilaian kritikus.

  1. Terdaftar dalam AFI’s 100 Year…100 Movies (1998)
  2. Peringkat 4 di Empire’s 500 Greatest Movies Of All Time (2008)
  3. IMDB Rating : 9.4/10
  4. Rotten Tomatoes : 91%
  5. Nominasi Best Picture, Best adapted Screenplay, Best Original Score, Best Sound, Best Cinematography, Best Film Editting, Best Actor untuk Morgan Freeman Di Academy Awards 67th (Oscars ke 67). Sungguh disayangkan tidak membawa satu piala oscars pun.

Sebenarnya masih banyak sejumlah prestasi yang ditorehkan film ini tapi di tiap review, saya hanya akan memunculkan 5 Prestasi saja.

Sejumlah Prestasi itu ternyata tidak diikuti dengan kesuksesannya di Box Office USA. Tercatat dalam Box Office Mojo :

Budget : $25 Million
Domestic Total Gross :$28,341,469

Plot (Spoiler Sedikit)

Film ini menceritakan seorang tahanan seumur hidup yang bernama Andy Dufresne (diperankan Tim Robbins) yang mendekam di penjara Shawshank selama 2 kali seumur hidup atas tuduhan pembunuhan Istrinya dan selingkuhan istrinya.

Di Penjara Shawshank awalnya Andy lebih suka melakukan kegiatannya sendiri tanpa ada temen.

Andy bahkan cenderung menutup diri dengan pergaulan antar narapidana. Pada masa itu pula, dia sering diganggu oleh gang Homoseksual, yaitu ” The Sisters”.

Andy baru memulai pertemanan ketika dia bertemu dengan Ellis “Red” Redding (diperankan Morgan Freeman).

Red dikenal sebagai penyelundup barang-barang dari luar penjara ke dalam penjara.

Selain itu diceritakan pula tentang sejumlah tindak kriminal yang terjadi di penjara Shawshank oleh petugas bahkan kepala penjara yang melibatkan Andy.

Film Ini juga menceritakan tentang sejumlah kebenaran yang akhirnya membuat Andy berusaha kabur dari penjara Shawshank dan sejumlah intrik yang dialami narapidana di penjara Shawshank yang membuat saya bersimpati bahkan berempati dengan narapidana itu.

Rincian

Sutradara : Frank Darabont
Skenario : Stephen King (adaptasi Cerita pendek Rita Hayworth and Shawshank Redemption) & Frank Darabont
Genre : Drama
Tahun : 1994
Durasi : 142 menit
Pemeran : Tim Robbins dan Morgan Freeman

Review

Sebelumnya saya cukup terkejut ketika tahu bahwa cerita film ini diadaptasi dari cerita pendek karya Stephen King, seorang penulis novel-novel ber-Genre Horror, Thriller, dan Supernatural.

Karya-karyanya yang terkenal antara lain; The Shining, It, Misery, Pat Sematary, Carrie.

Tidak heran akhirnya banyak novelnya yang difilmkan.

Tapi, khusus Shawshank Redemption, ini mungkin merupakan salah satu film adaptasi dari Stephen King yang paling terbaik.

Selanjutnya, yang cukup mengejutkan buat saya lagi adalah perasaan saya sesudah menonton film ini dan saat menonton film ini.

Pada awalnya saya merasa film ini biasa-biasa saja bila melihat pada adegan awal-awal, yang terlihat cukup mudah ditebak.

Jalan ceritanya adalah tentang seorang pria yang didakwa seumur hidup di penjara Shawshank lalu menjalani masa-masa di penjara dan pada akhirnya berhasil kabur dari penjara tersebut.

Saya berpikir demikian, tapi nyatanya tidak semudah yang saya pikir.

Di film ini justru tidak hanya menceritakan tentang Andy saja, tetapi juga menceritakan tentang inti kehidupan di penjara itu sendiri.

Jujur untuk film ini, saya merasakan bagian paling berkualitas dari film ini adalah dari skenario (Screenplay), sinematografi (Proses pengambilan gambar) dan score (musik latarnya).

Untuk Academy Awards, seharusnya film ini memenagkan kategori Best Adapted Screenplay.

Alasan utama pendapat saya adalah jalan cerita film ini terlihat mudah untuk ditebak, namun bila sudah menonton film ini, saya yakin tidak semudah yang awal ditebak.

Terlebih lagi, film ini pada awal-awal akan membuat kita bertanya dan merasa heran dengan sejumlah hal yang berkaitan dengan Andy dan pada akhirnya kita semua yang sudah menonton sampai habis akan merasa tertipu dan mungkin menganggap Andy adalah yang paling jenius di dalam film itu.

Saya pun cukup kagum dengan akting Tim Robbins ketika memerankan karakter Andy.

Dia terlihat sangat cocok untuk memerankan karakter Andy yang sangat tenang dan mencurigakan.

Dia pun tidak tampak terlihat seperti penjahat yang sangat berbahaya sampai harus diberi hukuman 2 kali seumur hidup saat memerankan karakter Andy.

Saya tidak dapat membayangkan aktor lain yang dapat memerankan karakter Andy selain Tim Robbins.

Saya akan memberikan nilai 9,4/10 untuk akting Tim Robbins.

Untuk akting Morgan Freeman sebagai Red, saya berpikir beliau juga sangat memukau.

Dia berhasil membuat penonton melihat bahwa Red adalah sosok yang bijaksana dan patut untuk dijadikan panutan.

Apalagi dengan kata-kata mutiara yang diucapkan Red selama di film tersebut.

Saya pikir aktingnya hampir sama memukau dengan akting Tim.

Saya akan memberikan nilai 8,7/10.

“Secara Keseluruhan saya memasukan film ini sebagai salah satu film terbaik sepanjang masa versi Benjamin Rp Review. “

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *