John Wick 3: Parabellum - Review Film Keanu Reeves

John Wick 3: Parabellum – Review Film yang dimainkan oleh Keanu Reeves

Action Crime

John Wick 3: Parabellum

Director: Chad Stahelski
Writers: Derek Kolstad (screenplay by), Shay Hatten (screenplay by)
Stars: Keanu Reeves, Halle Berry, Ian McShane
Genres: Action | Crime | Thriller

Dewamovies – Untuk yang belum tau John Wick, jadi saya ceritain dikit ya, dia adalah pembunuh bayaran yang sebenarnya sudah pensiun.

Istrinya sendiri sudah meninggal, jadi dia hidup sendirian aja sama anak anjing.

Sampai akhirnya suatu hari, ada gangster-gangster dari Rusia yang nyari masalah sama ini orang.

Mobilnya John itu dicuri, dan yang paling parah sampe dia dendam kesumat karena anak anjing pemberian istrinya itu dibunuh sama para gangster ini.

Cerita ini ada di John Wick yang pertama, sampai akhirnya membawa perjalanan dia ke chapter 3 ini.

Jadi ya begitulah, karena mobil dicuri & anjing dibunuh sampe berjilid-jilid filmnya, tapi alur ceritanya gak cuma itu aja.

Seperti di chapter 2, setelah dia selesai balas dendam itu sebenarnya sudah mau istirahat.

Tapi datanglah temannya Santonio D’antonio yang butuh bantuan Wick untuk bunuh saudaranya sendiri, Gianna D’antonio untuk mendapatkan posisi di “High Table” (dewan penguasa kejahatan tingkat tinggi).

Wick tidak bisa nolak, karena dia punya ‘kontrak balas budi’ sama Santonio ini.

Tapi ternyata, Wick dikhianati sama Santonio ini sampai akhirnya Wick membunuh dia di area netral dari kejahatan apapun yaitu Hotel Continental.

Sinopsis John Wick 3: Parabellum

John Wick 3: Parabellum ini sendiri adalah kelanjutan cerita dari chapter 2 ini.

Setelah Wick membunuh Santonio yang saat itu sudah jadi petinggi High Table, dia akhirnya jadi buronan.

Status dia jadi Excommunicado yang berarti semua pelayanan apapun di kota untuk dia ditangguhkan, dan dia diburu sama pembunuh bayaran lainnya di seluruh dunia dengan harga sebesar 14 juta dollar karena sudah membunuh Santonio ini.

Beberapa orang yang waktu itu ‘membantu’ / ‘meloloskan’ Wick untuk membunuh Santonio ini pun dikasih sanksi sama ajudikator dari High Table yang diperankan sama Asia Kate Dillon, dan sanksi ini berupa membunuh Wick atau orang tersebut yang melepas jabatannya.

Wick akhirnya bukan cuma diburu sama musuh-musuhnya, tapi juga orang-orang dekatnya untuk menebus sanksi tersebut.

Review John Wick 3: Parabellum

Wah parah, ini salah satu film action terbaik di muka Bumi 😂 Bahkan actionnya bener-bener action yg high standard, kayak Mission Imposible yg udah sebagus itu aja dibikin kayak film Disney kalau dibandingin sama franchise John Wick ini.

Brutalnya Mr. Wick emang udah keliatan di John Wick 1 sih, masih inget kan waktu dia bunuh 3 orang pake sebatang pensil? Dan di John Wick 3 ini adegan action kembali dibuka sama scene yg brutal parah, gak ada darah tapi bunyi ‘krek’ berkali-kali dan bikin ngilu.

John Wick 3: Parabellum ini sendiri ngelanjutin chapter 2, Mr. Wick jadi Excommunicado dan dia diburu sama seluruh pembunuh bayaran di seluruh dunia dengan imbalan 14 juta dolar gara” ngebunuh Santino D’Antonio (petinggi High Table) di daerah netral (Hotel Continental).

Jadi sepanjang film, dia harus bertahan dari pembunuh” bayaran ini.

Nah, salah satu kelompok pembunuh bayaran ini ada orang Indonesia (Yayan Ruhian & Cecep Arif Rahman).

Mereka berdua ada terlibat scene action sama Keanu Reeves, pencak silatnya keren banget!! Lumayan banyak bahasa Indonesia juga dipakai, termasuk sama Keanu juga dan scene ini bikin penonton kagum.

Tapi sayang, scene Halle Berry agak kurang banyak porsinya.

Padahal menurut gue pribadi, dengan bawa 2 anjingnya itu karakter ini cukup kuat dan asik kalo dibawa sampe akhir.

Overall kalian gak akan nyesel kalau nonton film ini, terutama penggemar film action.

Action yg dihadirkan gak main” & bikin penonton tahan nafas, permainan practical effectsnya juga gila banget.

Ditambah lagi scoring + sinematografi tiap scene action nyaris perfect, walau dari segi narasi cerita masih kuat yg chapter 1 & 2 ya.

Dan gak sabar nonton chapter ke 4!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *